“Mereka memandang… dan lihatlah, kemuliaan Tuhan tampak di dalam awan” (Keluaran 16:10).
Jadikanlah harapan sebagai kebiasaan. Belajarlah untuk melihat sisi terang dari awan, dan ketika menemukannya, tetaplah memandang ke arah itu, daripada tersesat dalam kegelapan di tengahnya. Keputusasaan adalah salah satu musuh jiwa yang paling berbahaya, karena membuat kita tak berdaya menghadapi tantangan dan rentan terhadap serangan musuh. Tidak peduli seberapa tertekan atau terkepungnya Anda, tolaklah untuk menyerah pada keputusasaan. Keputusasaan muncul ketika kita mencoba hidup terpisah dari ketaatan kepada Allah, menginginkan berkat-Nya tanpa tunduk pada kehendak-Nya. Namun ada rahasia yang jarang disadari: ketaatan membawa kuasa yang memperbarui jiwa dan mengusir beban keputusasaan.
Tuhan ingin menguatkan kita dan memenuhi kita dengan sukacita sejati, tetapi itu tidak akan terjadi selama masih ada perlawanan sadar terhadap ketaatan. Tidak ada damai sejati bagi mereka yang memilih mengabaikan perintah Tuhan. Namun pada saat Anda memutuskan untuk berjalan setia pada Hukum-Nya, segalanya berubah. Keputusasaan tidak dapat bertahan di tempat di mana ada ketaatan, karena di sanalah Roh Kudus bekerja dengan kuasa, menghidupkan iman dan membawa kekuatan ilahi ke dalam jiwa. Apa yang sebelumnya terasa berat dan menekan mulai kehilangan kekuatannya, karena kehadiran Allah dinyatakan di tempat di mana ada penyerahan yang tulus.
Pada awalnya, mungkin Anda tidak langsung menyadari perubahan ini, tetapi seiring Anda berjalan berdampingan dengan Allah, seperti yang dilakukan Henokh, dampaknya akan menjadi nyata. Kegelapan akan mulai sirna, dan kekuatan kegelapan akan mundur di hadapan terang yang bersinar di jiwa orang yang memilih untuk taat. Ketaatan adalah kunci untuk hidup yang penuh, dipenuhi kehadiran Allah, di mana keputusasaan kehilangan kuasanya dan damai surgawi menetap secara permanen. -Diadaptasi dari Lettie B. Cowman. Sampai besok, jika Tuhan mengizinkan.
Berdoa bersama saya: Allah yang terkasih, benar bahwa harapan harus menjadi kebiasaan yang tetap dalam hidupku, dan aku perlu belajar untuk fokus pada sisi terang perjalanan, daripada tersesat dalam bayang-bayang keputusasaan. Aku tahu musuh jiwa ini melemahkanku dan membuatku rentan, tetapi aku juga mengerti bahwa ia hanya mendapat tempat ketika aku menjauh dari ketaatan pada kehendak-Mu. Ajarlah aku berjalan dalam terang-Mu, menolak segala bentuk perlawanan batin, agar jiwaku diperbarui oleh kekuatan yang berasal dari-Mu.
Bapa, hari ini aku memohon agar Engkau menyingkirkan segala rintangan yang menghalangiku untuk hidup sepenuhnya dalam hadirat-Mu. Aku tahu bahwa damai sejati hanya dapat ditemukan dalam kesetiaan pada perintah-Mu, dan bahwa ketaatan membawa kuasa transformatif dari Roh-Mu. Tolonglah aku untuk tetap teguh, tidak menyerah pada beratnya kesulitan, dan mengalami sukacita sejati yang datang dari penyerahan yang tulus.
Oh, Allah Yang Maha Kudus, aku menyembah dan memuji-Mu karena dalam hadirat-Mu tidak ada ruang bagi keputusasaan, hanya ada damai dan kepenuhan yang berasal dari-Mu. Kiranya aku tidak pernah melihat ketaatan sebagai beban, melainkan sebagai kunci untuk hidup yang dipenuhi kasih dan damai-Mu, di mana jiwaku menemukan ketenangan dan imanku tetap teguh. Putra-Mu yang terkasih adalah Pangeran dan Juruselamatku yang kekal. Hukum-Mu yang berkuasa memperbarui harapanku setiap pagi. Perintah-Mu menopangku di tengah badai. Aku berdoa dalam nama Yesus yang berharga, amin.
























