Di lautan api, banyak orang akan mengingat saat-saat mereka merasa tidak nyaman membaca perintah-perintah Tuhan, tetapi memilih mengikuti pemimpin mereka, yang mengajarkan ketidaktaatan seolah-olah berasal dari Allah. Pada Hari itu, alasan “saya tidak tahu” akan gugur, karena Hukum Allah yang kuat dan kekal selalu tertulis dan dapat diakses. Yesus tidak pernah mengajarkan, dalam keempat Injil, bahwa ketaatan kepada Bapa tidak diperlukan bagi orang non-Yahudi. Hanya ada satu rencana keselamatan, dan Kristus menegaskannya dengan membentuk para rasul dan murid dalam ketaatan penuh. Yahudi atau non-Yahudi, kita harus hidup seperti mereka, memelihara Sabat, sunat, makanan haram, tzitzits, janggut, dan semua ketetapan Tuhan lainnya. Keselamatan itu pribadi: taatilah selama engkau masih hidup. | Jemaat harus memiliki hukum yang sama, yang berlaku baik untukmu maupun untuk orang non-Yahudi yang tinggal bersamamu; ini adalah ketetapan kekal. (Bilangan 15:15) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























