Cara sejati untuk berhubungan dengan Allah selalu melalui tindakan fisik. Dengan setiap tindakan ketaatan fisik, kita semakin dekat dengan Allah dan menunjukkan bahwa kita mempercayakan nasib kita kepada-Nya. Sejak awal memang demikian: Nuh harus membangun bahtera, Abraham harus meninggalkan negerinya, Musa menghadapi Firaun, dan para rasul meninggalkan perahu serta jala mereka. Hanya ketika seseorang berusaha, dengan segenap kekuatannya, menaati hukum yang Allah berikan kepada para nabi Perjanjian Lama, meskipun semua orang menentangnya, ia membuktikan kepada Tuhan bahwa ia sungguh-sungguh ingin mewarisi hidup kekal. Bapa melihat iman dan keberaniannya, meski menghadapi kesulitan. Dia mencurahkan kasih-Nya, menyatukannya dengan Israel, dan membawanya kepada Anak untuk pengampunan dan keselamatan. | Ah, sekiranya hati mereka selalu takut kepada-Ku dan berpegang pada segala perintah-Ku, supaya baik keadaan mereka dan anak-anak mereka untuk selama-lamanya! (Ulangan 5:29) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























