Beberapa orang tidak menyukai kata “agama” dan mengklaim bahwa Yesus tidak memiliki agama, tetapi ini adalah penyangkalan terhadap fakta. Yesus lahir, hidup, dan mati sebagai orang Yahudi, memberitakan iman sejati Israel dan menyatakan Bapa, Allah Israel. Yang tidak Ia lakukan adalah mendirikan agama baru bagi orang non-Yahudi, dengan doktrin dan tradisi baru, atau mengajarkan keselamatan tanpa ketaatan kepada hukum-hukum Bapa-Nya. Ia mengajarkan bahwa Bapa yang menuntun kita kepada Anak, tetapi Bapa tidak menuntun para pemberontak kepada Anak. Ia hanya menuntun mereka yang mengikuti hukum-hukum yang diberikan-Nya kepada bangsa pilihan dalam perjanjian kekal. Allah tidak mengutus kepada Anak mereka yang dengan sadar tidak menaati hukum-hukum-Nya. Rencana keselamatan ini masuk akal karena memang benar. | Ibuku dan saudara-saudaraku adalah mereka yang mendengarkan firman Allah [Perjanjian Lama] dan melakukannya. (Lukas 8:21) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























