Rencana keselamatan yang diajarkan kepada bangsa-bangsa tidak memiliki dasar dalam perkataan Yesus. Ini adalah penipuan mengerikan yang mengubah pemberontakan menjadi kebajikan dan ketidaktaatan menjadi iman. Dalam praktiknya, seolah-olah manusia berkata kepada Allah: “Aku tahu semua hukum-Mu, aku bisa menaati, tetapi aku memilih untuk tidak. Aku sengaja tidak taat dan, meskipun begitu, aku percaya aku akan diselamatkan, karena keselamatan adalah kemurahan tak pantas.” Jiwa yang berpikir seperti ini tidak akan pernah terangkat. Bapa tidak mengutus orang yang tidak taat kepada Anak. Ia hanya mengutus mereka yang mengikuti hukum yang sama yang diberikan-Nya kepada bangsa yang dipilih-Nya dengan perjanjian kekal. Para rasul dan murid Yesus setia kepada hukum Bapa dan demikian juga kita harus. Jangan ikuti mayoritas, taatilah selama engkau masih hidup. | Orang asing yang menggabungkan diri kepada Tuhan, untuk melayani-Nya, sehingga menjadi hamba-Nya… dan yang berpegang pada perjanjian-Ku, akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus. (Yesaya 56:6-7) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























