Pada zaman Yesus, ada pengikut berbagai agama di Yerusalem, tetapi Yesus tidak pernah menunjukkan minat kepada mereka, sebab Sang Mesias datang hanya untuk domba-domba yang hilang dari umat Israel. Tidak ada yang berubah hingga hari ini. Dalam keempat Injil, tidak pernah Yesus memberi kesan bahwa Ia akan menciptakan agama baru bagi bangsa-bangsa lain, terpisah dari agama nenek moyangnya. Bangsa asing yang mencari keselamatan dalam Yesus harus mengikuti hukum yang sama yang diberikan Tuhan kepada bangsa yang dipilih-Nya dengan perjanjian kekal. Bapa melihat iman dan keberanian bangsa asing ini, meskipun menghadapi tantangan. Dia mencurahkan kasih-Nya kepadanya, mempersatukannya dengan Israel, dan menuntunnya kepada Sang Anak untuk pengampunan dan keselamatan. Inilah rencana keselamatan yang masuk akal karena memang benar. | Yesus mengutus kedua belas murid itu dengan perintah berikut: Jangan pergi ke antara bangsa-bangsa lain atau masuk ke kota orang Samaria; pergilah lebih dahulu kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5â6) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























