Sungguh menakjubkan bagaimana begitu banyak orang yang mengaku pengikut Yesus mendasarkan iman mereka pada sesuatu yang tidak pernah Dia ajarkan dalam keempat Injil. Para pendukung doktrin “kemurahan tak pantas” tidak pernah mengutip perkataan Kristus sendiri, karena mereka tahu bahwa perkataan-Nya tidak mendukung ajaran ini; mereka berpegang pada gagasan yang muncul bertahun-tahun setelah Juruselamat kita kembali kepada Bapa. Hasilnya adalah iman yang dibangun di atas manusia, bukan di atas Mesias. Yesus dengan jelas mengajarkan bahwa tidak ada seorang pun yang datang kepada-Nya kecuali Bapa yang mengutus, dan Bapa hanya mengutus mereka yang menghormati-Nya dengan menaati hukum-hukum yang diwahyukan-Nya melalui para nabi sebelum Mesias. Rencana keselamatan apa pun yang tidak berasal dari bibir Kristus bukan berasal dari Allah. | Setiap orang yang melangkah terlalu jauh dan tidak tinggal dalam ajaran Kristus, ia tidak memiliki Allah; barangsiapa tinggal dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak. (2 Yohanes 9) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























