
Setiap kali kita membaca dalam empat Injil bahwa kita harus percaya kepada Yesus untuk diselamatkan, pendengarnya adalah orang Yahudi yang sudah mengikuti hukum-hukum Allah yang diberikan kepada para nabi Perjanjian Lama. Mereka disunat, menjaga hari Sabat, menggunakan tzitzit, menjaga janggut, dan tidak memakan makanan yang tidak suci. Yang mereka kurang adalah percaya bahwa Yesus adalah Mesias yang diutus oleh Bapa. Tidak pernah Yesus mengajarkan bahwa, dengan percaya kepada-Nya, seseorang bisa melanggar hukum-hukum suci Bapa-Nya dan tetap mewarisi hidup kekal. Doktrin palsu ini diciptakan oleh manusia, yang terinspirasi oleh ular. Tidak ada orang bukan Yahudi yang akan dibawa ke surga tanpa berusaha mengikuti hukum-hukum yang sama yang diikuti oleh Yesus dan para rasul-Nya. Jangan mengikuti mayoritas hanya karena jumlahnya banyak. Akhir sudah tiba! Taatilah selama masih ada kehidupan. | “Jangan menambahkan atau mengurangi sesuatu dari perintah-perintah yang Aku berikan kepadamu. Hanya taati perintah-perintah Tuhan, Allahmu.” Ulangan 4:2
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!