Melanggar Hukum Allah berarti memberontak terhadap-Nya. Iblis memulai pemberontakan ini di surga, melewati Eden, melalui bangsa Yahudi, dan kini sampai kepada kita, bangsa-bangsa. Banyak yang mengajarkan bahwa jika kita percaya kepada Kristus, melanggar Hukum tidak mempengaruhi keselamatan, tetapi Yesus tidak pernah mengajarkan hal seperti itu. Kebohongan ini adalah bagian dari rencana iblis terhadap bangsa-bangsa, yang dimulai segera setelah Yesus kembali kepada Bapa. Orang-orang lupa bahwa ular bertekad meyakinkan seluruh umat manusia dengan kebohongan yang sama yang digunakan kepada Adam dan Hawa: bahwa tidak akan terjadi apa-apa pada mereka yang melanggar perintah Allah. Keselamatan itu bersifat pribadi. Tidak ada bangsa-bangsa yang akan terangkat tanpa berusaha menaati hukum-hukum yang sama yang diberikan kepada Israel, hukum-hukum yang Yesus sendiri dan para rasul-Nya taati. Jangan ikut mayoritas hanya karena mereka banyak. | Aduh! Umat-Ku! Orang-orang yang menuntun engkau menyesatkan engkau dan merusak jalan-jalanmu. (Yesaya 3:12) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























