Di berbagai gereja, para pemimpin mengaku memberitakan pesan damai, tetapi tidak pernah mengajarkan bahwa ketaatan pada hukum Allah yang kudus dan kekal adalah syarat agar jiwa memiliki damai dengan-Nya dan memperoleh keselamatan dalam Kristus. Damai yang ditawarkan gereja-gereja ini menipu, karena tidak didasarkan pada apa yang Allah nyatakan melalui para nabi maupun pada perkataan Yesus. Selama seseorang menolak menaati Hukum Allah, ia memberontak terhadap Sang Pencipta, dan hal terakhir yang bisa ia harapkan adalah damai sejahtera dari Allah. Damai sejati hanya ditemukan oleh mereka yang mengikuti hukum-hukum yang Allah berikan kepada Israel dalam Perjanjian Lama, hukum yang sama yang diikuti Yesus dan para rasul. Hanya kepada mereka inilah Bapa mencurahkan kasih-Nya dan mengutus mereka kepada Anak untuk pengampunan dan keselamatan. | Oh! Umat-Ku! Orang-orang yang menuntunmu menyesatkanmu dan merusak jalan-jalanmu. (Yesaya 3:12) | hukumallah.org
Lakukan bagianmu dalam pekerjaan Tuhan. Bagikan pesan ini!
























